Sexy and Hot Cerpen ~ Hot News

Rabu, 29 Maret 2017

Cerpen

Anak Korban Kekerasan Seksual Alami Pubertas Lebih Awal !


Beritapanas68.com - Anak korban kekerasan seksual rentan mengalami gangguan dalam perkembangan mental dan psikologisnya. Studi menyebut salah satu efeknya adalah pubertas yang datang lebih awal.


Jennie Noll, Direktur Child Maltreatment Solutions Network sekaligus pakar psikologi keluarga dan tumbuh kembang menyebut anak korban kekerasan seksual memasuki masa pubertas kurang lebih satu tahun lebih cepat daripada anak-anak lain seusianya.


"Sekilas mengalami pubertas lebih cepat satu tahun terlihat tidak terlalu berpengaruh. Tapi dari sisi psikologis, mengalami pubertas lebih awal membuat anak rentan mengalami masalah perilaku, gangguan mental hingga masalah kesehatan reproduksi," tutur Noll, dikutip dari EurekAlert!.

Penelitian dilakukan kepada 84 anak korban kekerasan seksual sejak tahun 1987 hingga mereka dewasa. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Adolescent Health ini, peneliti mencatat pertumbuhan payudara dan rambut kemaluan sebagai penanda anak memasuki masa pubertas.

Hasil penelitian menyebut anak korban kekerasan seksual memasuki masa pubertas 8 hingga 12 bulan lebih cepat. Peneliti menduga hal ini terjadi akibat perkembangan hormon yang tidak stabil karena anak korban kekerasan seksual rentan mengalami stres berat.


"Stres berat yang dirasakan korban kekerasan seksual bisa membuat hormon-hormon menjadi tidak beraturan. Salah satu efeknya adalah percepatan perkembangan hormon pubertas, yang membuat perkembangan mental dan psikologisnya tidak selaras dengan perkembangan tubuhnya," tutur Noll lagi.

Efek jangka panjang dari pubertas lebih awal ini menurut Noll sangat signifikan. Salah satunya adalah risiko kanker payudara dan rahim yang lebih besar karena paparan hormon estrogen sejak dini.


"Selain itu banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa pubertas lebih awal berhubungan dengan risiko depresi, penyalahgunaan narkotika, perilaku seks berisiko dan kehamilan tidak diinginkan," tuturnya.

0 komentar:

Posting Komentar